Info Baru
Hosting Unlimited Indonesia

Mengenal Kualitas Film Hasil Download

jogjamitsubishi jogja kredit murah mitsubishi all new pajero sport wilayah jogja jateng delaer resmi mitsubishi jogja


Mengenal Kualitas Film Hasil Download Internet
Mengenal Kualitas Film Hasil Download. Sebuah Film/Movie tidak akan lepas dari apa namanya kualitas dari film tersebut. Kenapa? ya kalau kualitasnya rendah/jelek tentunya tidak bisa menikmati film tersebut dengan nyaman kan. Nah untuk itu mengenal istilah kualitas film sangat penting. Mungkin dari kita ada yang hanya tau kualitas film itu cuma dibedakan antaraVCD & DVD kan?? 

Nah sebenarnya untuk kualitas film itu sendiri ada banyak sesuai dengan tingkatan keluarnya dari film itu sendiri. ya dimulai dari yang kualitasnya jelek (audio / video) sampai yang bagus dan jernih baik suara maupun gambarnya. Untuk itu pengetahuan tentang kualitas Film sangat penting apalagi bagi para downloader, ada beberapa variasi tentang jenis-jenis kualitas diantaranya :

CAM : kualitas jenis ini merupakan hasil dari rekaman camera digital, langsung di bioskop sehingga kadang penonton yang lalu lalang ikut terekam. Rekaman kualitas ini biasanya menggunakan mini tripod sehingga sering terdapat sedikit goncangan. Kualitas video ini sangat jelek dan sering goyang gambarnya

TS (Telesync) : kualitasnya hampir sama dengan jenis CAM. Namun kualitas gambar dan suara TS sedikit lebih baik dari CAM karena TS merupakan CAM yang telah dilabel ulang.

TC (Telecine) : yaitu metode pengkopian film digital langsung dari pita. Kualitas suara dan gambarnya sudah sangat baik. Namun karena peralatan yang dibutuhkan untuk merekam telecine ini sangat jarang ditemui dan sudah menjadi langka bahkan untuk sekarang sudah ditinggalkan

WORKPRINT (WP) : Video ini biasanya dibuat dari versi film yang belom jadi alias setengah matang. Umumnya tipe ini kehilangan effect2 yg terdapat pd film yg direkam, tanpa teks, msh ada time index marker, terkadang ada watermark, dll. Biasanya versi ini keluar jika film tersebut adalah film yang dinanti2 alias calon box office sehingga orang niat aja gitu menyebarkan or mendistribusikan versi setengah matang agar orang ngga mati penasaran.

SCREENER (Scr) : SCR itu merupakan pre-release sebuah film yang biasanya direkam dalam format kaset VHS yang didistribusikan oleh pembuat film ke toko2 rental, media, televisi untuk tujuan promosi. Ciri utamanya adalah ditengah2 film suka ada teks berjalan (ticker) yang berisi kata-kata yang bersifat promosi atau informasi tentang film tsb. Terkadang cuma tampil bbrp detik tapi ada juga yang tampil sepanjang film.

DVDScr (Scr:Screener) : merupakan duplikat dari promo DVD yang akan digunakan sebagai promosi. DVDScr akan ada sebelum DVD originalnya keluar di pasaran. Kualitas gambar dan suaranya hampir setara dengan DVDRip, hanya saja pada gambar video sering terdapat beberapa tulisan penjelasan yang terpampang di layar tentang DVD tersebut yang sedikit mengganggu.

VHSRip : merupakan hasil copy an dari kaset VHS yang sudah dirilis secara resmi. Jaman sekarang sudah mulai jarang tapi paling banyak jenis ini adalah video olahraga, rekaman TV dan tentunya film +18 alias film dewasa

PPV / VOD : PPV = Pay Per View dan juga VOD = Video-On-Demand, merupakan film yang direkam menggunakan peralatan rekaman digital yang sumbernya diambil dari saluran khusus dimana untuk menontonnya harus berbayar (ONLINE PAY). Biasanya siaran berbayar ini ada di Hotel-hotel berbintang Gan, klub film, Organisasi-organisasi khusus (seminar / workshop), TV kabel. Untuk kualitas suara dan gambarnya udah lumayan cukup bagus.

VCD : biasanya digunakan untuk transfer kualitas rendah (CAM / TS / TC / Screener (VHS) / TVrip (analog) untuk membuat ukuran file yang lebih kecil.

TVRip / Episode : Ini merupakan film yang direkam dari TV menggunakan peralatan recording seperti recorder VHS, Betacam atau DVR. Jadi sumber capture-nya dari koneksi coaxial/composite/s-video port. Agan tau kan? kabel merah, kuning, putih yang ada dibelakang TV/VCD/DVD Player. Kalo yang s-video bentuknya kabel tunggal berwarna hitam dimana port-nya banyak pin-nya (Contoh kabel Proyektor). Jenis film-nya sangat variatif. Kulitas bergantung pada stasiun televisi yang menyiarkan, apakah film tersebut disiarkan dalam format high definition atau tidak. Kalau film tersebut disiarkan dengan format high definition, maka kualitasnya akan sangat baik.

DivX-XviD : merupakan film yang disalin dari DVD / VCD aslinya, namun di encode ulang, untuk menghasilkan ukuran yang lebih kecil. Tipe ini sering dijumpai pada dunia underground dan fansub. Contoh film-film anime biasanya tergolong ke dalam jenis ini. Untuk kualitas suara dan gambarnya udah cukup bagus.

R5 : untuk tipe ini, kualitas gambar hampir setara dengan DVDRip, tetapi untuk kualitas suara biasanya agak jelek (cempreng), meskipun ada beberapa yang kualitas suaranya sudah bagus, namun tetap saja masih ada sedikit noise/ bising sehingga mengurangi kenyamanan dalam menonton film tersebut.

R6 (Region 6) : R6 disini hampir sama dengan R5 di atas, akan tetapi Perbedaan mendasar R6 ini jauh lebih unggul 20% dari R5, keunggulannya meliputi Suara dan Quality Screen. Untuk kualitas suara Lebih unggul dari R5 / bahkan bisa disamakan dengan DVDScr. Sourcenya di ambil dari R5, dan untuk Encoder Quality yang satu ini Encoder harus menguasai Audio 100% agar bisa menghilangkan Cemprengan yg ada di R5. Jujur untuk Encoder Audio masih belajar saya, xixixi.. :D

DVDRip : yaitu salinan dari DVD Original. Kualitas gambar dan suaranya baik sekali. DVDRip akan ada jika DVD Originalnya telah ada di pasaran. Bisa mendukung maksimal 720×480 atau 720×576. Perhitungan release Film Barat ke indonesia untuk DVDRip akan muncul 2/3 Bulan di indonesia setelah DVD sudah di Release di Negaranya.

WEBRip / WEB-DL, adalah versi hasil rip "salinan" dari sebuah Website dengan kualitas bagus. WEB-DL biasanya bersumber dari iTunes Store atau Web-web penyedia tayangan film/TV dengan kualitas baik. Biasanya WEB-DL memiliki kualitas lebih baik dari HDTV karena menggunakan DD 5.1, maka ukuran file-nya pun lebih besar dari HDTV. Di versi WEB-DL juga biasanya tidak terdapat logo TV / iklan berjalan dibawah layar seperti yang terdapat di versi HDTV

HRHDTV / HR.HDTV / HDTV / HD.TVrip : High Resolution High Definition merupakan film yang direkam dari siaran TV High Defenition. Namun ada beberapa kesalahan persepsi tentang terminologi ini. Beberapa menyebutnya Half-Resolution High-Definition. Hal ini karena resolusi HRHD hanya 3/4 tinggi resolusi aslinya dan lebarnya di downsampling ke resolusi 720p. Sehingga secara luas resolusi, gambar HRHD hanya 56.25% dari siaran HD yang biasanya. HR.HDTV biasanya diencoding menjadi resolusi 640x352 (360p) dan 960x528 (540p). Info : yang biasanya di TV orangnya Normal dan kalau sudah di Encoder menjadi pendek dan sedikit Gemuk / bisa juga di akali dengan Crop Screen jika tidak ingin mengalami Kegendutan.

m-HD : mini/micro HD, hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280x5xx, sehingga ukuran filepun juga lebih kecil dibandingkan HD.

BDRip : Nah kalo yang ini hasil rip dari BRRip, kualitas video dan gambar sangat bagus, biasanya beda hanya dari resolusi saja yang lebih kecil dari BRRip.

BRRip : Ripper dari Bluray. Kualitasnya jauh lebih bagus dari DVDRip namun membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi pula . Jika hardware komputer (VGA dan lain-lain) tidak memadai maka film akan terlihat patah-patah.

3D : nah ini format film yang memang dikhususkan untuk media yang mendukung format 3D, bila kalian play di media yang tidak mendukung gambarnya akan jadi dua kanan dan kiri sama

Bluray / HD (High Definition) : Resolusi video sangat besar yaitu 1920×1080 atau 1280×720 (tergantung filenya). Konsekuensinya, file jadi besar dan memutarnya juga berat atau patah-patah, sehingga diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga. Kualitas Bluray/HD ini jauh lebih baik dari DVDRip.

Semoga bisa bermanfaat buat kalian yang suka koleksi maupun yg download Film.
Trims kunjungannya ke portal blankONku ini... 



10 Postingan Terbaru :

3 Responses to "Mengenal Kualitas Film Hasil Download"

  1. Wah thanks gan penjelasannya, kalo ane lebih suka yg bluray karna gambarnya bening

    ReplyDelete
  2. oke,thank's dehh buat infonya sob?
    Jadi tau nii mana yg lebih bagus.......

    KUNBAL,saya tunggu

    ReplyDelete
  3. Istilah penamaan yang dipakai untuk menentukan kualitas sebuah file video hd banyak juga, ada yg nyebut brrip, hdrip, bdrip, etc. Untuk saat ini karena film berformat HD sudah mulai populer, maka ada beberapa istilah penamaan untuk kualitas film format high definition. Saya sedikit menuliskan artikelnya mengenai hal tersebut berdasarkan cara rippingnya.

    ReplyDelete